Chapter.2
Karena kesal dan takut terjangkit flu setelah pakaiannya basah, Xi Yang memutuskan untuk pergi ke kamar dengan langkah terburu-buru dan tidak menoleh sedikitpun pada bangunan para pengkhianat itu.
Setelah mengganti pakaiannya . Ia telungkup di ranjang yang empuk sambil menatap layar ponselnya yang terlihat basah, namun tidak rusak.
Sebuah aplikasi baru nampak terpasang dilayar depan ponselnya.
Aplikasi itu bernama Restart. Dengan gambar jam dinding kuno sebagai ikonnya.
Xi Yang mengklik aplikasi yang muncul secara tiba-tiba setelah jatuh ke waduk. Xi Yang menatap penasaran.
*ding
[General Information]
Name: Xi Yang
Sex: Male
Age : 21 Years.
Flower point : 100
Event Point : 100
[Flower] [ Event ]
Tulisan itu berbahasa Inggris. Karena Xi Yang memiliki kemampuan dalam bahasa Inggris tahu artinya dalam bahasa Tiongkok.
Kemudian ia memilih tulisan [Flower] disudut bawah kiri layar aplikasi.
*Informasi
Secara langsung akan memperbaharui soal asmaramu dengan orang lain.
Dapat digunakan untuk mengetahui informasi dari kepribadian dan hal-hal lain orang kau sukai.
[Chu Yana]
umur: 21 tahun
Kekasih Xi Yang dan selingkuhan Yang Jie.
Status: [Dibutuhkan poin untuk mengetahuinya]
Gelar Pengkhianat Cinta.
[ Li Yuan]
umur :28 tahun
Dosen dan Professor Xi Yang. Anda memiliki sedikit ketertarikan padanya.
status:[Dibutuhkan Poin untuk mengetahuinya]
* Hanya terdapat dua orang saja saat ini yang kamu merasa tertarik secara asmara.
Xi Yang masih tidak percaya jadi dia memilih untuk menggunakan poin untuk mengetahui lebih lanjut. Jadi, dia memilih nama Chu Yana sebagai bahan percobaan.
Gunakan 10 Poin Flower Anda pada ?
[Minat]
[Lokasi]
[kondisi]
[Suasana Hati]
Sedikit berpikir Xi Yang memilih [Lokasi]
*ding
[ Saat ini berada di Pingdingshan, Resort Cherry Tang kamar 201, bersama Yang Jie diranjang]
Rasanya hampir meledak marah mendengar informasi itu. Xi Yang hampir melempar ponselnya.
Aku tidak akan lupa pada kalian berdua pengkhianat!,kutuk Xi Yang.
Setelah moodnya menjadi jelek , ia memilih tombol [Event] disebelah tombol sebelumnya.
[Event]
1. Baru-baru saja
2. Saat ini
3. Satu hari kedepan
4. Dua hari kedepan
5. Tiga hari kedepan
Sedikit bingung dengan pilihannya, akhirnya Xi Yang memilih tiga hari kedepan.
*ding
1. Li Yuan akan tiba di Resort Cherry Tang
2. Chu Yana akan tiba di rumah Orang tuamu di Shincuan
3. Saham Cherry Wall Hotel akan naik sebesar 5 kali lipat.
4. Xi Tantan terkilir sesudah jatuh di kamar mandi. Tidak parah tetapi, ia akan terus mengeluh pada ibumu.
5. Artist Wu Jing akan tiba di Pingdingshan.
6.Dekan Universitasmu akan menyetujui dirimu dalam program double degree Universitas Zhengzhou.
7.Tangan Manager An Xing akan terkilir tertimpa kardus.
8. Yang Jie pergi ke tempat tunangannya di Beijing.
* Informasi ini hanya terkait dengan dirimu dan orang terdekatmu saja. Informasi lebih lanjut membutuhkan poin Event
(cari)》
Ekspresi Xi Yang adalah hampir dipastikan seperti orang tolol. Bahkan, ia membuka lebar mulutnya.
Keluar dari aplikasi , ia kemudian berselancar di internet dan mengunjungi laman resmi artis favoritnya Wu Jing.
*Pemberitahuan, tiket konser Wu Jing di Pingdingshan untuk empat hari kedepan telah terjual habis. Jadi, nantikan kedatangan Wu Jing tercinta kita, ya 💖💖.
Ini benar-benar nyata. Wu Jing artis idola Xi Yang akan melaksanakan konser di Pingdingshan. Jadi, itu pasti dia akan datang di sini dalam tiga hari kedepan.
Berpikir sejenak bahwa ia belum dapat percaya. Kemudian memikirkan satu cara untuk membuktikan keakuratan aplikasi itu.
Xi Yang dalam pikiran tidak percaya. Jadi, dengan niat yang tidak baik ia mulai menjelajahi sebuah laman judi online. Mendaftarkan dirinya dan mentransfer 5000 Yuan yang disimpan di akun banknya. Sebenarnya uang itu digunakan untuk tabungan jika dia menikah dengan Chu Yana nanti. Namun, hubungannya dengan Chu Yana sudah kandas. Dia tidak langsung memutuskan hubungannya dengan Chu Yana untuk mencari cari membalas pengkhianat itu.
Sebuah meja taruhan online sepakbola liga Inggris antara Chelsea Vs Liverpool
Saat ini Chelsea adalah pemimpin klasemen sementara Liverpool masih terseok di papan tengah klasemen.
Keluar dari laman meja judi. Ia kembali ke aplikasi Restart.
Kemudian mengklik infomasi event cari.
(Chelsea Vs Liverpool satu hari kedepan)》》》
*Chelsea 1 : 2 Liverpool.
(Tores , 10)
(Sterling,15, 75)
Saat itu meja taruhan sangat cenderung ke Chelsea yakni 1:3, jadi tanpa pikir panjang Xi Yang meletakkan deposit akun judinya di Liverpool.
Itu hanya sebuah cara pembuktian. Jadi, setelah itu ia tejatuh dan tidur lelap.
***
Pagi ini Xi Yang bangun telat. Itu adalah pukul 11 pagi. Jadi, dia langsung mandi dan menukar pakaiannya dengan kemeja putih dan sebuah celana panjang hitam. Tubuhnya yang porporsional membuat Xi Yang lebih terlihat tampan dan berkharisma seperti seorang eksekutif muda. Orang akan percaya bahwa dia itu adalah tuan muda kaya generasi kedua.
Meluncur ke kantor Manejer Resort , Xi Yang memulai pekerjaannya dalam memeriksa data dan arsip Cherry Resort Tang.
Di sisi lain meja kerja sementara Xi Yang adalah manejer An Xing. Wajahnya seperti tidak semangat dan kusam. Tampilannya berbeda dengan pembawaannya kemarin yang ceria dan riang. Manejer berusia 45 tahun itu nampak lemas sambil bekerja di mejanya. Seperti tidak ada ruh disana.
Xi Yang yang terganggu dan tidak nyaman, lalu bersuara pelan memecah kesunyian dan suasana suram ruangan itu.
“Apa yang terjadi padamu , Manejer An?” Tanya Xi Yang penasaran lalu menghentikan pekerjaannya sesaat.
“Ha…” Ekspresi An Xing justru makin suram. Tampaknya, itu hal yang berat baginya.
“Kau tahu pertandingan tadi malam?”
“Pertandingan?”
An Xing mengangguk. Ia menghela nafas berat.”Sebenarnya aku kalah dalam pertaruhan judi. Itu membuatku kehilangan 100.000 yuan.”
Xi Yang hanya tersenyum kecil . An Xing adalah penggila bola dan klub di difavoritkannya adalah Manchester City. Jadi, kadang-kadang ia menyiapkan uang untuk bertaruh dalam perjudian bola.
“Memang… pertandingan apa yang Manejer An pertaruhkan?”
Eskpresi wajah An Xing menjadi jelek. Tampak, bahwa kekalahannya sangat berefek hari ini.
“Jika saja aku menaruh taruhan di Liverpool aku pasti akan mendapat banyak uang…”Keluh An Xing sambil menggeleng-geleng tak percaya.
Mendengar keluhan An Xing , Xi Yang tersentak, ia bahkan hampir melompat dari dudukannya.
Jika Chelsea kalah , maka, taruhan dan aplikasi itu benar adanya.
Xi Yang tak sabar. Dengan cepat ia meraih ponsel dan memeriksa hasil pertandingan itu.
Benar saja, terdapat tambahan uang dalam akun judinya sebesar 10.000 Yuan. Ia tanpa pikir panjang memindahkan semua hasil taruhan ke akun banknya kemudian tersenyum puas dan lebar.
***
Penghasilannya hasil taruhan kemarin cukup layak sekaligus pembuktian bahwa aplikasi ini memang memberikan informasi yang akurat dan benar adanya.
Jika demikian , maka segala dari informasi kemarin akan benar. Jadi, tanpa pikir panjang Xi Yang mengalokasikan semua dana yang dimilikinya sebesar 100.000 Yuan termasuk hasil judi kemarin membeli saham Cherry Wall Hotel milik Li Yangcheng.
Harga perlembar saham adalah sebesar 50 Yuan. Jadi , ia membeli sebanyak 2000 lembar saham secara online. Setelah itu tersenyum puas. Ia menunggu hasil panennya dua hari lagi.
Awalnya Xi Yang ingin membuat hal yang sama seperti judi kemarin. Namun, setelah berpikir matang itu akan beresiko. Orang dalam meja perjudian terutama pemilik meja judi adalah orang yang sangat curiga pada pelanggannya yang menang. Jadi, jika Xi Yang membuat dua hit yang sama dengan waktu dekat itu akan sangat mencurigakan.
Jadi, bermain saham adalah cara termudah baginya.
***
Xi Yang dalam suasana hati yang gembira melanjutkan pekerjaannya sambil bersiul-siul kecil.
*ring…ring
Dering ponsel Xi Yang membuatnya suasana hati bahagianya sedikit terganggu.
Dengan malas Xi Yang meraih ponsel dan menatap pada layar. Panggilan itu berasal dari Chu Yana.
Xi Yang yang dalam suasana bahagianya secara spontan kesal dan marah. Mimik mukanya jijik.
Ia mengutuk jalang Chu Yana yang sangat pandai dalam menghancurkan moodnya sejak kemarin.
Xi Yang tidak mengangkat , sampai Chu Yana memanggilnya sebanyak lima kali.
Xi Yang mengutuk, bagaimana bisa jalang ini seperti tidak ada syaraf malunya? Dia sudah berkhianat pada Xi Yang, bagaimana ia masih berani menghubunginya?Apakah tidak ada perasaan bersalah padanya?
Dengan kesal dan marah Xi Yang akhirnya menerima panggilan Chu Yana.
“Hubby… kenapa kau tidak mengangkat-angkat teleponku?”Kata Chu Yana kesal dan cemberut.
Jalang ini tidak tahu diri. Jika, aku jadi dia ,aku akan gantung diri setelah mengkhianati orang yang mempercayaiku.
Xi Yang masih tanpa ekspresi. “Maaf aku tadi masih tertidur, sangat sibuk belakangan ini,”Kata Xi Yang sebagai alasan untuk jalang tak tahu malu ini.
“hummpps.. Kau benar-benar pemalas sudah jam segini masih saja tertidur,” Keluh Chu Yana.
“Oh ya, Hubby, aku akan ada kejutan padamu . Kuharap kau tidak penasaran nanti,” kata Chu Yana riang dan gembira.
Kejutan?Apanya yang kejutan? Perselingkuhanmu dengan Yang Jie sudah menjadi kejutan menyakitkanku. Apakah kau ingin membuatku gantung diri ,sialan?
Xi Yang masih diam. “Hee… kejutan ya?”
“Iya. Coba tebak apa kejutanku?”Kata Chu Yana genit,
Kau tidur dan seperti pelacur dengan Yang Jie ,kan? Kata-kata itu tersangkut dimulut Xi Yang. “Aku tidak tahu.”
“Ayo sedikit berusaha. Bagaimana mengecewakan bagiku seperti itu,” keluh Chu Yana.
“Aku benar-benar tidak tahu..”
Suasana sesaat canggung. “Baiklah-baiklah . Sebenarnya aku sedang ada di kereta menuju Shincuan sekarang. Aku akan datang ke tempatmu.” tutur Chu Yana riang.
Kau bagaimana bisa melakukan hal ini?
Kau bahkan sudah tidur dengan orang lain dan ingin menjumpai orangtuaku? Hei jalang, kuharap kau gantung diri saja, kutuk Xi Yang.
“Terkejut, bukan?”kata Chu Yana bangga.
Xi Yang diam masih mengutuk dalam hatinya jalang ini. “Tetapi, aku saat ini ada di luar. Aku akan tidak akan kembali ke Shincuan,” jawab Xi Yang dengan nada datar.
Ia sebenarnya ingin berteriak dan mengutuki Chu Yana. Namun, itu akan mengganggu rencana balas dendamnya.
Yang jie dan Chu Yana kalian akan merasakan neraka setelah aku kembali nanti.
“Kau.. bagimana bisa tidak memberi tahuku bahwa kau tidak ada di Shincuan? Kau seharusnya memberi kabar lebih cepat, besok aku akan sampai di Shincuan. Argh,“kata Chu Yana kesal.
Xi Yang bahkan mendengar jelas bahwa Chu Yana membanting sebuah benda sepertinya gelas atau keramik. Xi Yang tidak mau bicara sambil menikmati kekesalan yang dirasakan Chu Yana.
“Di mana kau sekarang?”
Aku? Aku ada di kamar sebelahmu saat kau berhubungan seksual dengan si pengkhianat ,Yang Jie.
“Aku saat ini di luar provinsi Henan.”
“Di mana tepatnya?” Interogasi Chu Yana.
Jalang ini benar-benar sangat overprotektif, bahkan untuk seorang peselingkuh dan pengkhianat.
“Sebuah hotel bernama Yamcha Hotel di Guandong.”
Chu Yana tampaknya memperbaiki suasana hatinya. Jadi, ia mulai berbicara manis lagi. “Karena aku sudah di perjalanan, tolong hubungi Ayah dan Ibu untuk menjemputku di stasiun.”
Chu Yana memang sangat akrab dengan kedua orangtua Xi Yang, meski melalui telepon seluler mereka benar-benar seperti keluarga . Jadi, Chu Yana memanggil orang tua Xi Yang dengan panggilan yang seperti orang sudah menikah.
Dalam benaknya Xi Yang merasa jijik. Chu Yana bahkan lebih dari binatang yang berpura-pura tidak tahu kesalahannya.
“Ok, baiklah.”dengusnya pelan.
Obrolan mereka hanya beberapa saat membicarakan tentang hal -hal kecil yang membahas kondisi Xi Yang. Sebenarnya ia ingin cepat-cepat mengakhiri obrolan dengan Chu Yana, namun tidak memiliki banyak alasan. Jika, bukan karena perselingkuhan Chu Yana dan Yang Jie tidak mungkin Xi Yang melepas Chu Yana. Namun, ini adalah kesalahan yang tak terobati . Jadi, Xi Yang menjalankan rencana balas dendamnya dengan perlahan dan hati-hati.
Setelah memberi kabar pada orangtuanya di Shincuan , Xi Yang kembali kepada pekerjaannya, sambil bersenandung riang.
Bergabung bersama kami:
